Sunday, 6 September 2026

Diduga Tenggelam, Warga Desa Tamiang Ditemukan Meninggal di Sungai

NANGA BULIK, Lamandausega.com –
Seorang pria, E. Guhung (73 tahun) warga Desa Tamiang Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau
ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sungai Lamandau areal dukuh Tolahan, Sabtu (5/9/2026).

Pj Kades Tamiang, Edmond Lamey Mambat, saat dihubungi wartawan membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa korban yang diduga tenggelam di Sungai Lamandau tersebut merupakan warganya yang sudah lanjut usia.

“Iya, pertama Saya menyampaikan bela sungkawa mendalam atas peristiwa ini, karena kebetulan Saya lagi dalam perjalanan dari Palangka Raya, begitu dapat laporan lngsung instruksikan sekdes sebagai korlap, memastikan info dan kordinasi ke pihak berwajib. Puji Tuham respon dan pelayanan bhabinkamtibmas sangat luarbiasa, sehingga semua pihak terkait langsung bergerak dan mengevakuasi korban,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keluarga korban sudah menerima kejadian ini dan sepakat tidak dilakukan visum atau tindakan lainnya karena mengetahui bahwa penyebab kematian ayahnya (E. Guhung) karena tenggelam di sungai.

“Almarhum ini memang sudah sepuh (usia lanjut) dan hidup sendirian, lokasi ladangnya agak jauh dari kampung, dan keluarga korban menyatakan bahwa Almarhum meninggal akibat tenggelam di sungai,” sebutnya.

Terkait peeistiwa ini, Kalaksa BPBD Lamandau, Hendikel dalam laporannya menyampaikan bahwa korban ALM E Guhung (73) pada 1 September 2026 mengikuti rapat di aula kantor Desa Tamiang Tetang pelaksanaan kegiatan tuba adat di sungai Lamandau.

“Kemudian, Korban berniat mencari bambu untuk tongkat/gagang srompang/tombak ikan dan di nyatakan tidak pulang ke rumah tanpa kabar pada tanggal 2 September 2026, akhirnya ditemukan di Sungai Lamandau dalam keadaan sudah meninggal,” bebernya.

Ia menjelaskan, perkiraan korban ALM E Guhung terjatuh di bebatuan sungai Lamandau areal sungai tolahan. Tim gabungan BPBD Lamandau,
Babinsa dan Bhabinkamtibmas, BRIMOB, Tim INAFIS Polres Lamandau
serta masyarakat mengevakuasi korban yang telah meninggal dunia untuk dibawa ke rumah duka. (BLS)

LAMANDAUSEGA